Selasa, 31 Agustus 2010

KUDAPAN PUTIH TELUR

Bagi sebagian orang, kue dari putel, enak rasanya. Tapi bagi yg lain, kurang enak krn terlalu kenyal malah cenderung keras. Namun, seringkali kita terpaksa mengolah putel krn punya byk stok stlh membuat kue dr bahan kuning telur saja. Agar hasilnya bagus, yuuk simak tip dan triknya ^_^

Memilih putih telur
Putih telur akan menghasilkan kocokan yg sempurna kalau;
- berasal dr telur yang segar
- tidak terpapar air atau minyak
- tidak terpapar sedikitpun kuning telur

Tanda putih telur yang tdk memenuhi syarat
Kalau putel tdk jg mengembang stlh dikocok 3 menit, sdh dipastikan putel sdh tdk segar, terpapar air/minyak atau kuning telur

Cara mengocok putih telur
Putel hrs dikocok dg kecepatan sedang, bukan kecepatan maksimal. Putel yg dikocok dg kecepatan maksimal akan menghasilkan kocokan yg terlalu kaku shg menghasilkan kue yg berlubang-lubang besar.
Pengocokan hanya smp mengembang bukan kaku. Utk melihat apk putel sdh mengembang atau belum, lihat warnanya. Stlh mengembang, putel akan tampak mengkilat. Colek sdkt dg jari. Bentuk putel yg ada dijari harus spt paruh burung.

Cara mengaduk putih telur
Putel tdk boleh diaduk kuat2 spy kue bs bertekstur dan berpori halus. Aduk perlahan saja.

Agar putih telur mirip telur utuh
Tambahkan emulsifier, maka rasa cake mirip dg cake yg dibuat dg telur utuh

Hal lain yg harus dilakukan
- tambahkan aromatik pd kue yg dibuat dr putel. Misalnya pasta atau esens. Cara ini bisa mengurangi rasa amis putel
- coklat bubuk, air suji jg akan menolong menghilangkan aroma amisnya

Selamat berkreasi dg putel ^_^


---tabloid saji edisi 179/th VII/5-18mei2010

PASTA

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Pasta adalah makanan olahan yang digunakan pada masakan Italia, dibuat dari campuran tepung terigu, air, telur, dan garam yang membentuk adonan yang bisa dibentuk menjadi berbagai variasi ukuran dan bentuk. Pasta dijadikan berbagai hidangan setelah dimasak dengan cara direbus. Di Indonesia, jenis pasta yang populer misalnya spageti, makaroni dan lasagna.

Dalam bahasa Inggris, pasta adalah sebutan untuk berbagai jenis masakan dengan bahan utama salah satu jenis pasta yang diberi bumbu dan saus. Pasta berasal dari bahasa Italia "pasta alimentare" yang berarti adonan bahan makanan. Dalam arti luas, "pasta" bisa berarti semua adonan seperti adonan roti, pastry, atau cake. Dalam bahasa Italia, pasta yang berarti bahan makanan seperti mi disebut pastasciutta.
Pasta dibuat dari tepung terigu semolina yang merupakan hasil gilingan biji gandum durum dicampur telur sehingga sedikit berwarna kuning cerah, dan bila dimasak dengan benar akan menghasilkan tekstur sedikit kenyal. Pasta buatan Amerika sering dibuat dari campuran tepung terigu Farina dan Semolina, sehingga mempunyai tekstur yang lebih lembut untuk dijadikan hidangan seperti kaserol.
Di luar negara asalnya di Italia, pasta biasanya dijual di dalam kemasan dalam bentuk kering. Pasta kering dibuat di pabrik dengan menggunakan mesin ekstrusi yang mendorong keluar adonan pasta melalui lubang-lubang saringan. Bentuk-bentuk pasta yang lain diperoleh dengan menggiling adonan pasta menjadi lembaran yang kemudian dipotong-potong atau dicetak.

Pasta segar buatan rumah tangga dan restoran dibentuk dengan tangan beberapa saat sebelum pasta direbus. Pasta segar memerlukan waktu masak yang singkat, namun pasta segar tidak tahan lama disimpan karena memiliki kadar air yang tinggi. Pasta kering bisa tahan lama disimpan hingga 3 tahun atau lebih karena hanya memiliki kandungan air sebanyak 10%. Pasta yang sudah dimasak dan tinggal dipanaskan dengan oven microwave juga sering dijumpai di bagian makanan beku pasar swalayan.
Sejarah
Makanan mirip pasta banyak dijumpai di berbagai tempat di dunia sejak zaman dulu, terutama di wilayah dengan penduduk yang menjadikan gandum dan serealia sebagai makanan utama. Gandum yang sudah digiling sering dimasak sebagai bubur atau dihaluskan
menjadi tepung dan dibuat roti. Pasta kemungkinan besar merupakan alternatif dari bubur atau roti, karena pasta merupakan makanan awetan yang dibuat tanpa perlu dimasak.
Di Eropa, catatan tertulis paling tua tentang makanan serupa mi ditemukan pada hiasan makam orang Etruscan di Italia Tengah yang berasal dari tahun 400 SM. Di Tiongkok, mi sudah dikenal sejak tahun 2000 SM berdasarkan hasil penggalian di situs Lajia (Tiongkok barat) yang terletak di tepi Sungai Kuning. Di bawah lapisan tanah jenis tanah loess yang tebal di situs penggalian yang sudah rusak akibat gempa bumi dan banjir ditermukan mi berwarna kuning di dalam panci tanah liat yang terbalik. Panjang mi sekitar setengah meter dengan diameter 3 milimeter. Hasil analisis menunjukkan mi dibuat dari tepung biji milet.

Link & Data lengkapnya ada di Link ini :

BERBURU WAJAN MARTABAK MANIS ^_^

Tarra...
Aq beli peralatan baru nih..hehehe..
Ceritanya kemarin pergi ke TBK Berkat Kranji, biasa..belanja ini dan itu akhirnya belanja semua deh..wkekekkeke...
Kali ini peralatan perang yang kuincar adalah WAJAN MARTABAK MANIS
Wajan persegi dengan loyang bakarnya yang bulat sebanyak 4 buah ditambah tutup wajan itu kubeli seharga Rp. 70.000. 
Mayan murahlah..dibanding aq bikin dewe..wkekeke... dan mayan murah pula dibanding ongkos bis ku ke senen atau jatinegara... (soalnya lagi gak ada keperluan kesana..xixixi)

Ni dia penampakan si wajan martabak manis tea ^^

Untuk wajan-wajan besi seperti ini, disarankan mencucinya pake abu gosok dengan menggunakan sabut kelapa, kalo ada. Kalo gak ada ya pake sabut plastik aja, gpp juga kok..
Kalo pake abu gosok, menurut para leluhur..cieee, katanya bisa ngilangin karat. Setelah dicuci pake abu gosok, baru deh dicuci pake sabun. Bilas yang bersih, keringkan dengan dijemur dipanas matahari (dijemur, maksudnya). Setelah kering, lumuri dengan minyak sayur, supaya gak gampang berkarat pada saat penyimpanan dengan wkatu yang agak lama.
Ini kata para leluhur lho...xixixiix...secara aq kan pas posting ini belum nyuci si wajan itu.

Siap berkreasi dengan aneka martabak manis..???
Yuuuukkk...

MEMBUAT BOLU KUKUS NGAKAK

Bikin bolu kukus susah? Bolu kukusnya kok gak mekrok? Kok bolu kukusku bawahnya menciut? Kok bisa bantet ya..?
Banyak pertanyaan yang muncul, mengapa bolkus kita kok gak mau ngakak..
Tenang aja, kamu gak sendiri kok..hehehe.. Aq juga pernah, sering malah.. :) Apalagi aq sempat pesimis dan menganggap kalo aq gak bakat bikin kue. Hmm...gimana mau bikin kue yang sulit, lha wong bikin bolkus aja kena kutukan gak bisa mekar.
Tapi, practise makes perfect, beberapa kali uji coba, membuat bolkusku pun mekar dengan sempurna.

Berikut resep bolu kukus supaya mekrok mekar merekah :))
-dikumpulkan dari berbagai sumber-

1. Bahan yang dipakai adalah dalam suhu ruang, terutama telur
- pemakaian telur bila baru keluar dari kulkas ke dalam adonan akan mengakibatkan bantet

2. Pengocokan telur dan gula harus sampai benar-benar kental putih. Mikser dirasa sangat berat
- pengocokan tidak sempurna akan mengakibatkan bantet

3. Pengisian adonan bolkus ke dalam cetakan bolkus adalah penuh
- bila pengisian hanya 3/4 atau 1/2, maka senyumnya masih malu-malu kucing

4. Ketinggian air di dandang  /kukusan/klakat jangan banyak-banyak. Karena pada saat air mendidih maka cipratan air akan mengenai bagian bawah loyang bolkus
- ini nih yang bikin bagian bawah bolkus mengkerut 

5. penyetelan api kompor adalah api besar. Dari mulai kompor dinayalakan untuk mendidihkan air dandang sampai debngan pengukusan seluruh adonan selesai
- bila menggunakan api kecil, dijamin bolkus tidak mekar dengan sempurna

6. Bila menggunakan dandang bulat sebaiknya tutup dandang dilapisi kain agar tidak ada tetesan uap air dari tutup dandang
- tetesan uap air pada permukaan bolkus mangakibatkan bolkus ngambek (baca : tidak merekah)

7. Waktu mengkukus juga harus pas. Kalau terlalu lama maka bolkuspun akan mengkerut dan kurang cantik, dan jangan dibuka kukusannya sebelum bolkusnya matang

Kata yang udah gape bikin bolkus, sebenarnya pembuatan bolkus mekar itu sangat mudah apalagi kalau pas bikin kita juga sambil senyum atau tertawa...
*bercanda ding....*

Nah..yuuk berusaha terus untuk lepas dari kutukan bolkus mingkem :D

KLAKAT - dibalik riwayat sebuah kukusan

Beberapa bulan yg lalu, aq join di salah satu milis kuliner terbesar di Indonesia. Aq mendapat info tentang milis itu dari hasil obok-obok mbah google :)
Sangat senang bisa menggali potensi diri disitu, terutama tentang memasak, baking, bikin puding dan kue-kue yg lain. Mengikuti kursus, coba-coba praktek untukdikonsumsi sendiri, diambil penampakannya ^_^ lalu upload di jejaring sosial n then....berbuntut beberapa orderan. 

Alhamdulilah... Dr sekedar iseng2 utk kepentingan pribadi (a.k.a keluarga kecilku), malah bisa menghasilkan uang :) Tp memang belum banyak yang kukuasai. Hanya beberapa kue dan akhir2 ini lebih suka explore ttg puding. Dan dr kue yang hanya beberapa itu, aq hanya berani pake kukusan!!hahaha.... Masih belum berani pake oven, takut bantet :D
Hmmm...tp aq janji, pada waktunya aq akan menaklukan si oven tea!
So, krn spesialisasiku (sementara) hanya kukus-kukus, ini dia penampakan dan behind the scene dr si kukusan ityu.... :D

Pertama kali menerima orderan, praktis aq pake peralatan perang ala kadarnya. Kukusan nasi alias dandang. Krn kukusan nasi, ya gak terlalu besar. Muat hya kurleb 6 bh cupcake atau loyang bulat dia 18cm atau loyang loaf panjang 22cm. Itupun dah susyeh buanget ngeluarin dr dandangnya ^_^
Tp, aq gak memungkiri dr kukusan inilah, bakulanku mulai berjalan. Jadi ini ceritanya kukusan sbg pahlawan tanpa tanda jasa. Jiahaaaa....


Nah, krn juga pernah menerima orderan dlm jumlah lebih banyak dr sblmnya (hihi...gayya!) akhirnya ngebongkar gudang deh! Nemulah si kukusan yg kapasitasnya agak gede,  mungkin sekitar 5liter. Lumayan, bisa muat hampir 10 cupcake :)
Tp sayang.. Krn keteledoranku, pas baking si cupcake, yang kusambi bikin BC, kukusanku keabisan air...!!!! Dan akhirnya bolong dg sukses dan tamat juga riwayat cupcakeku yg lagi kukukus...hehehe... Liat kan bolongannya yg segede gaban...???

Akhirnya dg terpaksa kupensiunkan deh tuh kukusan... :D

Setelah menabung dari keuntungan beberapa kali terima order pake kukusan aka dandang nasi, nyampe juga tuh duit beli kukusan yg bolongan saringannya guede2, lebih kerennya sih dibilang KLAKAT. Beli di toko Berkat, Kranji seharga Rp. 200.000 utk ukuran 35cm -hmm....kayaknya aq belinya kemahalan neh..pas abis beli di Berkat, eh liat di Mester, untuk harga 200.000 aq mestinya bisa dapet ukuran 40x40cm-
Tapi, ya sudahlah wong dah terlanjur beli, jeh.. Alhamdulillah, mdh2an klakat ini membantu utk melancarkan hobi baruku... :)

Ni dia penampakan klakat baruku..

Oya, buat sahabat yang belum tau klakat tuh makhluk apaan..disini coba aq bantu jelasin ya..
Jadi, KLAKAT adalah kukusan/dandang yang berbentuk kotak yang biasanya digunakan untuk mengukus brownies, bolu kukus atau makanan lain yang butuh sirkulasi panas yang mayan besar. Bisa aja sih, misalnya bikin bolu kukus, di dandang nasi biasa, yang bulat itu tapi dengan klakat yang lubang saringannya guede-guede *yang membuat uap dari air mendidih dibawahnya* bisa naik dengan sempurna sehingga bolu kukusnya bisa mekar dengan sempurna.
Tutup klakat berbentuk kerucut, sehingga tidak perlu lagi melapisinya dengan serbet. Air dari uap air yang mendidih tidak akan jatuh ke kue melainkan akan langsung jatuh ke klakat.
Biasanya di setiap klakat, ada kaca kecil untuk tempat mengintip apakah kue yang dikukus hasilnya sudah matang atau belum. Hmm...tapi menurutku kacanya suka berembun, jadi susah juga mau lihat kuenya udah matang/mekar atau belum... Jadi ya, main feeling aja deh...!!hehehhe

Oya, satu lagi, ini ada tips cara memilih klakat :
-copas dari cakefever.com-
  • Sesuaikan dengan loyang kue yang sering digunakan, jangan sampai kekecilan, sesuaikan juga dengan dudukan kompor jangan sampai kebesaran :D
  • Pilih klakat yang menggunakan stainless tebal.
  • Karena handmade, periksa juga kerapatan tutupnya, putar-putar tutup krucut dan periksa apakah benar-benar menutup rapat.
  • Periksa kebocoran klakat dengan cara meneropongnya ke arah matahari atau mengisinya dengan air beberapa saat
  • Beberapa toko menyediakan jasa after sales service untuk klakat (Edi Mayestik contohnya) jadi kalau bocor bawa lagi kesana untuk ditambal.
  • Supaya tidak cepat bocor saat mengukus,  jaga supaya air jangan sampai habis -biar riwayatnya gak sama ma kukusanku..hihihi-
So, welcome to my kitchen ya, klakat..
Let's bake with steaming!

Senin, 23 Agustus 2010

CATATAN DAPUR BUNDA VADYA

Assalammu'alaikum Wr.Wb

allow para sahabatku..
Makasih banget dah nyempatkan baca catatan dapurnya Bunda Vadya ya..
Di blog ini berisi banyak hal yang bersifat informatif yang berkaitan dengan kuliner. Ada tips, triks, step by step, info alat-alat, info toko bahan-bahan kue, info bahan makanan atau apapun yang mungkin dari beberapa posting bakal ada yang merupakan rangkuman dari berbagai diskusi di maling list yang aq ikuti.

So, semoga bermanfaat ya buat semua..
Ssstt..sebenernya blog ini dibuat karena aq tuh orangnya pelupa..hihihi..